Minggu, 17 Januari 2010

Fire...

Adalah tuntutan hidup ketika seorang Ibu harus meninggalkan anak-anak yang dia cintai yang masih sangat membutuhkan perhatian dan pengawasan, kemudian berangkat ketempat kerja dan bekerja dari jam 7 pagi dan baru tiba dirumah setelah petang. Jika bekerja di sift pagi. maka jam setengah tujuh harus berangkat dari rumah dan baru jam 4 tiba dirumah. Jika sift siang maka jam satu sudah harus berangkat dari rumah dan tiba dirumah jam 21.30 mungkin anak-anaknya sudah tidur atau ketika sift malam dia harus berangkat jam 20 dari rumah dan baru kembali keesokan harinya,artinya anak-anaknya sudah berangkat sekolah tanpa dilihat oleh Ibunya.

Adalah tuntutan hidup, ketika seorang suami harus meninggalkan istri dan anak-anaknya,bekerja di tempat yang jauh dari keluarga mungkin bisa mengunjungi keluarganya dalam waktu yang relatif sebentar, dikarenakan kewajiban kepada tempat kerja yang mengharuskan bekerja dalam rentang waktu jam 08 s/d 17 ,setiap hari kecuali minggu.

Ketika suatu malam yang naas si Ibu meninggalkan rumah dan ketiga anaknya, untuk bekerja pada salah satu RS, tanpa pengawasan, suaminya kerja di perkebunan di luar kota. Kewajiban di rumah sakit bagi karyawan untuk dapat bekerja secara shif, dan Ibu ini kebagian jaga malam.

Adalah suatu kemalangan akibat ketiadaan sehingga Ibu ini harus meninggalkan anak-anak tanpa pengawasan. (Mungkinkah) dia tidak sanggup membayar pengasuh?

Apa yang terjadi adalah hal yang tidak akan pernah terbayangkan, tidak terfikirkan, ketika ditengah malam kedua anak ( kelas 6 dan kelas 3 SD) ketika kira-kira jam 01:30 menyalakan lilin ketika listrik kembali padam. Akhir-akhir ini sering terjadi pemadaman listrik.. Entah bagaimana terjadinya apakah karena lilin membakar selimut sehingga kedua anak kehabisan oksigen atau apalah, kedua anak ini kehilangan nyawanya,ditemukan oleh tetangganya kira-kira jam 02 dini hari telah kehilangan nyawa keduanya ditemukan saling berpelukan. Maka si Ibu bahkan tidak lagi sanggup menangis ketika ditengah malam buta kabar duka itu disampaikan kepadanya..

Adalah kemalangan yang lain? Atau kesalahan yang lain? Ketika pada malam hari itu tetangga keluarga ini terbangun dan mengecek kenapa banyak asap. Dan ketika para orang-orang yang peduli ini mencoba untuk memadamkan api dengan air apa yang terjadi adalah bahwa PAM juga mati. Tidak ada setetes airpun yang mengalir dari kran dan ini sudah menjadi kebiasaan yang tidak kita ketahui apa alasannya kenapa setiap malam air juga ikut-ikutan MATI. Apakah ini merupakan suatu kesengajaankah?

Adakah yang patut dipersalahkan?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar