Kamis, 12 Februari 2009

SAKURA

Hari ini aku sedang tertarik dengan puisi..
Kadang ada hasrat yang timbul dalam jiwa kita,semacam dorongan untuk berbuat sesuatu.
Apakah itu hal sederhana untuk menyenangkan hati kita, menyenangkan orang lain atau justru untuk hal-hal diluar dugaan kita.

Suatu ketika aku sedang mendengar satu stasiun radio menyelenggarakan sayembara.. Iya sayembara.Lalu ada dorongan untuk mengikutinya. Mungkin untuk menyenangkan hati.
Mencipta adalah suatu proses yang kadang tidak dapat kita tebak, dari mana munculnya. Kita hanya bisa mengikuti dorongan itu. Mulai saja...
Dalam hal ini aku mencoba menciptakan puisi, untuk mengikuti sayembara itu.

Aneh juga rasanya saat aku mengikuti sayembara itu aku tidak sedang jatuh cinta, tidak pula kena penyakit asmara karena puisi yang sedang aku buat saat itu adalah puisi cinta ceilee bisa juga ternyata..

Dan diluar dugaan aku dapat sesuatu yang kita sebut peringkat hihihi, senang juga dapat peringkat. Ketika pengumuman di radio itu aku berasa apa ya.. Hmm asik, feel something differentlah. Soalnya sesuatu yang kita buat di hargai. Baiklah..Dibawah ini aku akan menuliskan puisinya hanya, aku edit dikitlah, biar gk terlalu berbunga-bunga.

Puisi ini sih udah lama dibuat hmm 12 Februari 2004, empat tahun yang lalu, waktu itu ada event di salah satu radio, buat rayain valentine, Inilah dia...

Sakura…


Mulailah lagi memetik samisen

Sebab senja menggigil tanpa suara

Dan malam akan hangat dalam pelukan lagumu


Gemulai jemarimu

Laksana guguran sakura, melayang anggun

Dibelai senja ketika angin bangkit

Sadar semi akan berakhir


Dikau jelita

Keanggunan terpancar

Diwajah tulus sebening lelehan salju fujiyama


Cinta padamu

Menyisihkan samurai-ku

Keheningan jiwa mengabdi


Dikau sakura jiwaku

Kurindukan laksana kerinduan

Untuk keindahan sesempurna sakura

Keharuman abadi menelusup ketempat terdalam jiwaku


Dihening malam

Teringat aku akan janjiku

Kucinta kau dihidupku saat ini

Kucinta kau dalam hidupku nanti

Dan denting samisenmu melayari ribuan jarak tak berbatas

Segala-galanya membawaku kembali padamu..



Rabu, 11 Februari 2009

Annai Maria Velangkanni


Ada tiga bangunan utama di Graha ini.
Lantai I aula, lantai II untuk keperluan ibadah.
Dan bangunan disebelah kanan Graha yaitu Gua Maria
Dibelakang aula ini ada sumber mata air, Holy Water
Sayang gk takes potonya..

Nah di Gua Maria saya mejeng dan nyalain lilin..

Salam Maria penuh rahmat, Tuhan serta-Mu
Terpujilah Engkau diantara wanita
Dan terpujilah buah tubuh-Mu
Yesus Kristus Tuhan kami
Salam Maria Bunda Allah doakanlah kami yang berdosa ini sekarang
dan waktu kami mati...

Senin, 09 Februari 2009

Annai Maria Velangkanni


Graha Annai Maria, bercorak India dengan ornamen yang mirip dengan ornamen Kuil Hindu di Jalan Zainul Arifin atau lebih sering di sebut Kampung Keling oleh orang Medan. Dari penempatan patung-patung sebagai ornamen, patung gajah sepertinya jarang gereja diberi ornamen patung gajah. Akan tetapi di Graha ini ada beberapa patung gajah di sekeliling bangunan, terutama bagian atap.

Dibagian dalam (Gua Maria) adalah tempat yang tidak sepi dari pengunjung, untuk berdoa,atau mungkin hanya menyalakan lilin.

Annai Maria Velangkanni

Terbitkan Entri

Sudah pernah ke tempat ini? Di Jalan Asoka Raya.
Tempatnya di daerah Tanjung Sari, ntah kenapa namanya Tanjung Sari, kenyataannya tidak ada laut disana. Bukannya kalo tanjung itu daratan yang menjorok kelaut? Tetapi walau tidak ada laut tetap saja di Medan itu banyak yang namanya Tanjung. Sebut saja.. Tanjung Selamat, Tanjung Anom, Tanjung Rejo, Tanjung Gusta yang sekarang jadi tempat pesakitan dan yang sudah kita sebut pertama kali Tanjung Sari. Jadi jangan berfikiran kalo akan menemukan laut di kawasan itu, sebab yang ada hanyalah darat melulu.

Daerahnya ke daerah pinggiran,masuk dari Simpang Selayang, dari depan rumah makan Tesalonika,tidak macet. Ketemu prapatan, kita ikuti saja jalan Flamboyan, sampai Pasar Melati (di Medan biasanya disebut Pajak Melati. Pajak = Pasar). Sudah ada penanda arah, kita belok kanan ikuti penanda arahnya sampai gedung itu sendiri masuk gang tetapi dapat diakses mobil bahkan bus.

Disebut Annai Maria Velangkanni. Annai dalam bahasa Tamil artinya Bunda, jadi lebih kurang maksudnya, Bunda Maria dari Velangkanni. Velangkanni nama tempat di daerah India.

Tempat ini adalah tempat ziarah. Datang dan berdoalah disana Amin. Doa anda akan terkabul..

Berikut adalah beberapa poto yang saya takes ditempat itu.