Ada lagu yang baru-baru ini rasanya sering saya dengar dinyanyikan berulang -ulang di tv.
Riangnya hati ini..
Senangnya hati ini..
Sekolah gratis ada dimana-mana..
Sebuah setting yang mengawalinya adalah beberapa orang dalam angkot, seorang Ibu yang duduk di samping sopir angkot. Si Bapak mengeluhkan mahalnya biaya pendidikan, dan Ibu yang bertanya, kan sekarang ada sekolah gratis?
Kata Ibu, " biar ayahnya supir angkot, anaknya bisa jadi pilot!", "biar ayahnya loper koran, anak bisa jadi wartawan!"
Sangat optimis, sangat menjanjikan. Sangat membahagiakan apabila keadaanya seperti dalam lagu ini. Memanfaatkan sekolah gratis.. Hanya satu yang jadi pertanyaan dimana ada sekolah wartawan gratis? Dimana ada sekolah pilot gratis?
Sebab yang kita lihat keadaan dilapangan untuk masuk sekolah TK saja, alamak mahal!!
Saya pernah dengar angka diatas 1jt, untuk masuk TK..
Dan juga seandainya seperti dalam lagu itu pendidikan gratis ( sampai dengan tingkat SMP..)
bagaimana untuk selanjutnya? Untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari ditengah harga yang semakin menaik sudah sangat susah.
Harga pendidikan sekarang ini sangat mahal.Apalagi ditengah-tengah krisis sekarang ini.
Pertama meningkatnya harga kebutuhan dan biaya hidup sehari-hari, kedua pendapatan kita yang bisa kita katakan stagnan - (kalau tidak mau dibilang menurun) - jika kita adalah orang-orang yang makan gaji..
Tentu saja tetap berharap apabila apa yang dinyanyikan dalam lagu itu menjadi kenyataan.
Sekolah gratis oh indahnya terutama untuk orang-orang berkantong tipis seperti kebanyakan diantara warga negara Indonesia tercinta..
hmmmmm, setelah lama...................!!! akhirnya up date jg. Tulisannya bagus, menambah wawasan. saat ini hampir all media cetak, electronics smua bahasan pilpress. gmn nech ga ada tulisannya mengenai pilpress......!!
BalasHapusbenar adik saya, mendaftar masuk SMA harus keluarkan kocek sampe 9jt an, lain lg untuk buku2nya, seandainya benar diterapkan sekolah gratis di tempat saya tinggal ga bakalan ada anak yang putus sekolah dan tidak akan jadi anak brandalan, tulisannya bagus mba'k ...
BalasHapus