Minggu-minggu ini kota Medan benar-benar hingar-bingar. Pasti didaerah-daerah lain juga dalam batas wilayah NKRI, karena akan ada event yang luar biasa besar yang diselenggarakan oleh pemerintah bagi rakyatnya untuk menentukan siapa calonnya yang akan mewakili dirinya untuk duduk dalam dewan yang terhormat.
Sejak tahun lalupun hingar bingar ini sudah diawali. Ditandai dengan banyaknya spanduk,billboard yang terhampar mulai pinggiran kota sampai pusat kota.
Tentu saja ini adalah awal kampanye, dimulai dengan menunjukkan poto dan senyum diwajah masing-masing caleg, partai yang diwakili, tentu saja tidak lupa janji semanis madu yang ditebarkan disana sini dengan harapan untuk menarik perhatian konstituen lalu ditutup dengan permohonan untuk memilih dan mendukung calon tersebut.
Berapa banyak energi yang terhabiskan dalam kampanye? Dan berapa banyak dana terhabiskan guna memperoleh suatu kursi anggota DPR? Seandainya saja aku bisa bertanya dan memperoleh jawaban yang pasti dan akurat... Tapi tentu saja, aku tidak akan bertanya anggaplah itu suatu harga yang harus dibayar untuk suatu jabatan seprestius anggota DPR.
Bukankah hal itu kedengaran menggetarkan hati? Suatu jabatan yang harus dan wajib mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan rakyat banyak. Bahwa hanya orang-orang yang memiliki hati emas, seluas samudera yang mampu melakukan tugas penuh tanggung jawab tersebut? Siapakah yang rela hati mendahulukan kepentingan orang lain dibandingkan dengan kepentingannya sendiri? Hanya Tuhan yang tahu...Berapakah bilangan manusia yang memiliki kualitas seperti itu? Mungkin ada disuatu tempat.
Hanya pertanyaannya : Benarkah orang-orang yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif kita memiliki hati seperti itu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar